Saturday, August 20, 2011

Jahe Obati Kanker Ovarium


image





Jahe umumnya digunakan dalam masakan atau pengobatan tradisional. Tapi kini, jahe dianggap bisa mengurangi kanker ovarium, penelitian menemukan.





Jahe atau Zingiber officinale sering digunakan oleh bangsa-bangsa di Asia sebagai bahan untuk mengobati mual, sakit perut, mengatasi beberapa gangguan paska bedah dan efek samping kemoterapi.





Jahe juga telah digunakan untuk mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, nyeri otot dan nyeri sendi.





Studi yang dilakukan oleh Universitas Michigan Comprehensive Cancer Center menemukan bahwa jahe bubuk sementara ini dianggap memiliki efek samping untuk membantu mengurangi kanker ovarium. Kanker yang hanya dialami wanita.





Para peneliti memelajari bubuk jahe memiliki korelasi positif terhadap sel kanker ovarium ketika diuji di laboratorium. Tampak bahwa jahe yang dilarutkan dan dimasukkan ke dalam sel dapat menyebabkan sel kanker tersebut mati.





Penulis sekaligus peneliti studi ini Dr. J. Rebecca Liu memaparkan hasil penelitian ini merupakan lompatan besar untuk riset kanker indung telur. Selama ini sebagian besar pasien kanker ovarium yang mengembangkan penyakit tersebut baru bisa diatasi dengan kemoterapi.





"Jika jahe bisa menyebabkan sel-sel kanker melakukan bunuh diri, ini akan menghindari resistensi yang bisa ditimbulkan dari kemoterapi konvensional yang menyiksa wanita," harapnya.





Namun para ahli sejauh ini masih terus melakukan penelitian untuk hasil yang lebih valid, ditambah efek samping yang bisa ditimbulkan jahe seperti kembung, mulas, buang gas dan dalam beberapa kasus bisa menimbulkan rasa mual.


http://sehatnews.com

Friday, August 19, 2011

Penyakit Mencret Dan Disenteri Pada Anak


Seseorang yang kotorannya encer atau seperti air dikatakan menderita penyakit mencretatau diare. Jika kotoran mengandung lendir dan darah, ia dikatakan menderita disentri. Mencret dapat ringan atau berat. Penyakit ini terjadi secara mendadak dan berat (akut) atau menahun (berlangsung dalam waktu lama). Mencret lebih sering terjadi dan lebih berbahaya pada anak-anak kecil, terutama anak-anak yang menderita kekurangan gizi.
















Add caption


Penyakit mencret dapat disebabkan oleh berbagai hal. Kadang-kadang diperlukan pengobatan khusus. Namun, sebagian besarpenyakit mencret dapat diobati sendiri di rumah, walaupun kita tidak yakin akan penyebabnya.





Penyebab Utama Mencret:



  • Gizi yang jelek. Keadaan ini melemahkan anak, sehingga timbulnya mencret akibat penyakit lain menjadi semakin sering dan semakin parah.

  • Infeksi virus atau ‘flu usus’ (biasanya mencret ringan).

  • Infeksi usus yang disebabkan oleh bakteri , amuba atau giardia.

  • Infeksi cacing

  • Infeksi di luar usus (infeksi telinga, tonsillitis, campak, infeksi saluran kencing)

  •  Malaria (jenis falciparum – pada bagian-bagian di Afrika Asia dan Pasifik).

  • Keracunan makanan (makanan yang rusak).

  • Ketidakmampuan mencernakan susu (terutama pada orang-orang tertentu dan anak-anak yang menderita kekurangan gizi berat).

  • Kesukaran dalam mencernakan makanan yang baru bagi mereka pada bayi.

  • Tidak cocok (alergi) terhadap makanan tertentu (makanan laut, udang, dan lain-lain); kadang-kadang bayi tidak cocok terhadap susu sapi atau susu lainnya.

  • Akibat sampingan yang ditimbulkan oleh obat-obatan tertentu, seperti ampicillin atau tetracycline.

  • Obat cuci perut (urus-urus), tanaman beracun atau yang merangsang, racun-racun tertentu.

  • Terlalu banyak makan buah mentah atau makanan berlemak



Ilmu Kebidanan : Patologi dan Fisiologi Persalinan, Oleh Harry Oxorn William R. Forte


Aktivitas Obat Antimalaria




Mekanisme kerja obat atau Aktivitas Obat Antimalaria ini belum jelas, diduga obat ini menghambat DNA dan RNA polimerase sehingga mencegah replikasi atau transkripsi RNA. Aktivitas Obat Antimalaria ini tidak efektif terhadap parasit pada stadium eksoeritrosit. Aktivitas Obat Antimalaria ini tidak digunakan untuk pencegahan kausatif dan tidak mengurangi adanya infeksi. Klorokuin efektif pada stadium eritrosit terutama terhadap P. falciparum ovale dan P. falciparum vivaks tetapi tidak untuk P. falciparum.


Aktivitas Obat Antimalaria

FarmakokinetikKlorokuin secara cepat diabsorpsi di saluran cerna setelah pemberian oral, dan kadar tertinggi dalam plasma dicapai dalam waktu 1-2 jam. Waktu paruhnya kurang lebih 3 hari. Pemberian intravena harus diawasi dengan ketat dan harus dilakukan secara perlahan karena konsentrasi dalam plasma segera dicapai dalam waktu 5-15 menit untuk menghindari terjadinya reaksi toksik. Konsentrasi obat tertinggi terdapat di limfa, hati, jantung, dan ginjal. Ekskresinya terutama melalui urine.





Indikasi1. Malaria.2. Amebiasis ekstraintestinal.

3. Gangguan autoimun, seperti reumatoid artritis dan lupus eritematosus.

KontraindikasiAkan terjadi kontraindikasi pada penderita psoriasis atau porfiria, gangguan fungsi hati, alkoholisme, gangguan neurologik atau hematologik (G6PD), pemberian IM pada anak-anak, serta pada penderita gangguan lapangan pandangan mata dan retina. Untuk pengobatan jangka panjang dengan dosis besar, penderita harus mendapat pemeriksaan mata sebelumnya dan dilakukan secara periodik selama pengobatan.




Efek Samping dan ToksisitasEfek samping obat malaria ini berkaitan dengan dosis yang diberikan. Obat ini sering menimbulkan gangguan penglihatan. Untuk menghindari mual, obat ini sebaiknya diberikan setelah makan.


Manifestasi reaksi toksik akut biasanya berupa gangguan kardiovaskular, seperti hipotensi, vasodilatasi, penekanan fungsi miokard, dan bahkan henti jantung.

Interaksi Obat1. Tidak boleh diberikan bersama fenilbutazon dan Sediaan Au.2. Pemberian bersama primakuin dapat meningkatkan toksisitasnya.

3. Kaolin (obat antidiare) dan antasida tidak boleh diberikan bersamaan sebelum 4 jam setelah pemberian obat ini.

Sediaan dan Dosis

Sediaan klorokuin ada 2, yaitu (1) Klorokuin fosfat dan (2) Klorokuin sulfat hidroklorid). Klorokuin fosfat tersedia dalam bentuk tablet 250 mg (setara dengan 150 mg basa) dan tablet 500 mg (setara dengan 300 mg basa) serta bentuk sirup.

Kumpulan Kuliah Farmakologi, Oleh Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI

Mencegah Mencret (Diare) Pada Bayi dan Anak-Anak


Meskipun mencret dapat disebabkan oleh berbagai hal, mencegah mencret (diare)penyebab yang paling sering ialah infeksi dan gizi buruk. Dengan kebersihan dan makanan yang baik, kebanyakan penyakit mencret dapat dicegah.








Anak-anak dengan gizi jelek akan lebih sering menderita mencret dan meninggal, daripada anak-anak yang gizinya baik. Sebaliknya mencret sendiri dapat juga menyebabkan kekurangan gizi. Dan bila sebelumnya anak itu telah menderita kekurangan gizi, maka mencret tersebut akan cepat memperburuk keadaan.





Akibatnya, terjadilah lingkaran setan, di mana keadaan yang satu memperburuk keadaan yang lain. Berdasarkan hal ini, nutrisi yang baik sangat penting. baik dalam pencegahan maupun dalam pengobatan mencret.





Mencegah mencret (diare) tergantung kepada gizi yang baik dan kebersihan. Berbagai anjuran untuk kebersihan perorangan dan kebersihan lingkungan. Anjuran ini meliputi penggunaan jamban, pentingnya air bersih dan perlindungan makanan terhadap kotoran dan lalat.





Berikut ini beberapa saran penting untuk mencegah mencret (diare) pada bayi:


1. Pemberian air susu ibu kepada bayi lebih dianjurkan daripada pemberian susu botol. Berikan air susu ibu saja selama 4 bulan pertama. Air susu ibu akan membantu bayi bertahan terhadap infeksi yang menyebabkan mencret. Jika pemberian air susu itu tidak dapat dilaksanakan, berikan susu dengan gelas dan sendok. Jangan gunakan botol susu, karena botol susu sukar dijaga kebersihannya dan lebih sering menyebabkan infeksi.





2. Jika anda mulai memberikan makanan baru atau makanan padat kepada bayi, mulailah sedikit demi sedikit dan lumatkan dahulu sampai halus. Bayi harus belajar bagaimana cara mencernakkan makanan baru tersebut, dan jika ia mulai makan banyak sekaligus, ia dapat menderita mencret.





3. Jagalah agar bayi selalu bersih dan berada di tempat yang bersih.


4. Cegahlah agar anak tidak memasukkan barang-barang kotor ke dalam mulutnya.


5. Jangan memberikan obat-obatan yang tidak diperlukan kepada bayi.





Pengobatan mencret:


Bagi sebagian besar kasus mencret, obat-obatan tidak diperlukan. Jika mencretnya berat, bahaya paling besar ialah dehidrasi. Jadi, bagian paling penting dalam pengobatannya ialah memberikan cukup cairan dan makanan yang baik. Apa pun penyebabnya, yang penting perhatikan hal-hal berikut ini:





1. MENCEGAH ATAU MENGATASI DEHIDRASI.


Seorang yang menderita mencret harus minum cairan dalam jumlah banyak. Jika mencretnya berat atau terdapat tanda-tanda dehidrasi, berikan Minuman Rehidrasi, bujuklah agar ia mau meminumnya. Suruhlah menelan beberapa teguk setiap beberapa menit.





2. MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI.


Seorang penderita mencret memerlukan makanan secepatnya setelah ia dapat makan kembali. Hal ini panting terutama bagi anak kecil atau bagi orang yang telah menderita kekurangan gizi. Bayi yang menderita mencret harus terus mendapatkan air susu ibu.

Ilmu Kebidanan : Patologi dan Fisiologi Persalinan, Oleh Harry Oxorn William R. Forte

Jus Kedondong Kiamboy Penangkal Kanker


image





Meskipun banyak yang menganggapnya buah kampung, namun ternyata kedondong juga mengandung banyak vitamin c yang tak kalah dari buah jenis bery dan jeruk.





Campurlah dengan sari kiamboy (buah plum kering) yang juga terkenal dengan zat antikankernya, khasiat akan berlipat bagi Anda. Inilah resepnya





Bahan:





3 buah kedondong


2 buah kiamboy (buah plum yang dikeringkan)


es batu secukupnya


1 sdm sirup vanila


2 sdm gula pasir





Cara membuat:





1. Rendam kiamboy dengan air panas, dan aduk dengan gula pasir


2. Potong dadu kedondong dan haluskan bersama kulitnya (agar warna tetap hijau) dalam blender, kemudian saring


3. Siapkan gelas, tuang sari kiamboy, es batu, dan kedondong yang sudah halus


4. Jus kedondong kiamboy siap dihidangkan (fen)


http://sehatnews.com

Thursday, August 18, 2011

Tujuan Pemeriksaan Kehamilan




Tujuan pemeriksaan kehamilan adalah mengetahui dan mencegah sedini mungkin kelainan yang dapat timbul, meningkatkan dan menjaga kondisi badan ibu dalam menghadapi kehamilanpersalinan, dan menyusui, serta menanamkan pengertian pada ibu tentang pentingnya penyuluhan yang diperlukan wanita hamil.


Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan dilakukan dengan beberapa cara, meliputi anamnesis, inspeksi, dan palpasi. Pada anamnesis, yang perlu diketahui adalah informasi mengenai perkawinan, keluhan, amenore, dan riwayat kehamilan sebelumnya. Inspeksi dilakukan untuk mengetahui keadaan yang berhubungan dengan kehamilan, mulai dari kepala sampai kaki.


Palpasi dilakukan bidan menurut beberapa cara:1. Menurut Leopold.a. Leopold I: menentukan tinggi fundus uteri dan bagian yang terletak di fundus uteri.b. Leopold II: menentukan letak punggung janin.c. Leopold III: menentukan bagian yang terletak di bagian bawah uterus.

d. Leopold IV: menentukan apakah janin sudah masuk PAP atau berapa jauh masuknya bagian terbawah dalam PAP.


2. Menurut Knebel. Palpasi dilakukan untuk menentukan letak kepala. Caranya, bagian bawah dipegang dan fundus uteri digerakkan kiri-kanan. Jika gerakan bagian bawah negatif, berarti kepala. Jika positif, berarti bokong.


3. Menurut Budin. Palpasi dilakukan untuk menentukan letak punggung anak. Caranya, tangan kiri menekan fundus uteri ke bawah, akan dirasakan bagian many yang memberi tahanan terbesar.

HPMT = +7 hari -3 bulan +1 tahun

HPMT = hari pertama menstruasi terakhir

Misalnya, Pemeriksaan Kehamilan HPMT 15-4-1980, perkiraan tanggal partus adalah 22-1-1981.

Primi tua adalah wanita yang pertama kali hamil dengan umur lebih atau sama dengan 35 tahun. Primi tua sekunder adalah wanita yang hamil pertama kali dan perkawinan lebih atau sama dengan 4 tahun, jarak kehamilan sekarang dengan kehamilan sebelumnya lebih atau sama dengan 10 tahun.

HPMT = +7 hari, -3 bulan, + 1tahun

HPMT = hari pertama menstruasi terakhir

Misalnya, HPMT 15-4-1980, perkiraan tanggal partus adalah 22-1-1981.

Primi tua adalah wanita yang pertama kali hamil dengan umur lebih atau sama dengan 35 tahun. Primi tua sekunder adalah wanita yang hamil pertama kali dan perkawinan lebih atau sama dengan 4 tahun, jarak kehamilan sekarang dengan kehamilan sebelumnya lebih atau sama dengan 10 tahun.

Kehamilan normal Seri asuhan kebidanan, Oleh Hj. Saminem, SKM

Komplikasi Tekanan Darah Tinggi




Walaupun sebagian besar penderita tekanan darah tinggi telah mengetahui bahwa sewaktu-waktu bisa mengalami kelumpuhan bahkan kematian akibat stroke, tetapi hanya sedikit penderita yang sadar untuk selalu mengontrol tensi (tekanan darah), apalagi minum obat secara teratur.


Tekanan Darah Tinggi



Tekanan Darah Tinggi

Para penderita hipertensi sedang atau berat, dimana tanpa minum obat tensinya akan tetap tinggi, banyak yang bosan minum obat. Ada pula yang tidak sanggup lagi untuk terus menerus membeli obat penurun tekanan darah yang harganya mahal. Memang, ada obat yang harganya murah. Namun, selain menurunkan tekanan darah obat tersebut juga menimbulkan berbagai macam penyakit baru atau memperberat penyakit yang sudah ada. Efek samping obat yang murah tersebut dapat memperberat rematik gout, meninggikan kadar lemak darah, dan sebagainya.



Berbagai macam komplikasi dapat timbul akibat menderita tekanan darah tinggidalam jangka waktu yang lama. Komplikasi dapat berupa terganggunya fungsi atau kerusakan berbagai organ tubuh. Hal ini disebut dengan istilah target organ hipertensi, yaitu kerusakan pada otak, jantung, ginjal, dan mata karena penyakit hipertensi.

1. Kerusakan pada otak

Kerusakan ini terjadi akibat stroke karena jaringan otak kekurangan oksigen akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah otak. Akibatnya. timbul kelemahan atau kelumpuhan separuh badan dengan berbagai gangguan lainnya. Kerusakan parah bahkan dapat menyebabkan kematian.

2. Kerusakan pada jantung

Komplikasi tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembesaran otot jantung kiri yang berakhir dengan gagalnya jantung menjalankan fungsinya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Keadaan ini ditandai dengan bengkak pada kaki dan kelopak mata. cepat lelah, dan sesak napas.

3. Kerusakan pada ginjal

Ginjal yang rusak amat berbahaya karena dapat mengakibatkan gagalnya fungsi ginjal untuk mengeluarkan zat-zat berbahaya dan zat yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Penderita akhirnya memerlukan cuci darah.

4. Kerusakan pada mata

Organ penglihatan pun dapat terkena komplikasi penyakit hipertensi. Kerusakan pada mata dapat menyebabkan gangguan penglihatan sampai kebutaan.


Pustaka Artikel Komplikasi Tekanan Darah Tinggi

Ramuan tradisional untuk pengobatan darah tinggi, Oleh Hembing Wijayakesuma,Hembing Wijaya Kusuma,Setiawan Dalimartha